Skip to main content

Edubuntu about

Edubuntu
untuk pendidikan
Teknologi Informasi , Pendidikan


Akhirnya ikutan juga beli buku Edubuntu, Pedoman Praktis Linux untuk Pendidikan, yang diterbitkan oleh penerbit Dian Rakyat ini. Yang membuat aku penasaran adalah sinopsis dari isi yang ada di bagian belakang sampul buku. Pertama, kata pendidikan dan materi pengajaran sekolah. Hmm.

Bukan rahasia lagi kalau pengajaran komputer di hampir semua sekolah menggunakan software-software bajakan. Sudah umum. Sedikit cerita, banyak sekolah TK atau playgroup yang sudah melengkapi sekolahnya dengan lab komputer. Keren? Pastinya. Apa yang diajarkan? Itu mungkin yang ada di benak sebagian besar orang tua.

Fakta 1. Sebuah playgroup untuk anak-anak ekspatriat melengkapi sekolahnya dengan beraneka ragam CD pendidikan. Asli atau bajakan, entahlah.


Fakta 2. Sekolah SD, utamanya kelas 1 dan 2. Untuk mereka ini, biasanya pelajaran komputer lebih diarahkan ke software-software pendidikan sebelum masuk ke perkenalan dengan program Paint (bawaan dari Windows). Tidak masalah dengan program pendidikannya, tapi yang memprihatinkan adalah software pendidikan yang mereka gunakan. Mau tahu darimana? Seorang guru dengan polosnya mengatakan, mereka biasanya membeli program-program itu dari *** (tebak aja sendiri ya). Duh. Kalau buat sendiri ya masih dimaklumi lah, tapi ini.. walah.

Memang sih toh nantinya belajar program bajakan juga (Office dan teman-temannya) tapi mbok ya kalau masih bisa di minimalisir ya dihindarilah (sich.. gayanya). Aku kok lebih setuju kalau misalnya mengunduh software-software gratisan (freeware) dari internet. Banyak yang bagus. Dari belajar mouse, mewarnai, berhitung, menggambar, dan lain-lain. Kalau ini legal ‘kan?

Trus, apa hubungannya dengan Edubuntu? Menyikapi kondisi di atas, sepertinya bagus juga kalau kita semua mendukung Linux untuk mempopulerkan Edubuntu ini. Bravo Linux.


Comments

  1. Assalamu'alaikum...
    pak, mengenai artikel bapak..alhamdulillah dapat membantu saya untuk mengetahui ttg edubuntu, karena itu juga saya mautenya lebih detail lagi karena ini menyangkut skripsi saya juga..
    masalahnya, saya mau mengkaji mengenai funsi pd edubuntu, tapi...untuk mengankat permasalahan sy belum paham...mohon solusinya...
    (langsung k email sy ya pak...fikr_ulilalbab@yahoo.co.id)
    jazakallah...pak..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

perjalanan PLP dan KKNM

PLP and KKNM Activities

BAHAYA MINUM SAMBIL BERDIRI

Bahwa terdapat makna dan pembuktian dalam dunia kesehatan/medis mengapa Rasulullah melarang umatnya untuk minum dalam keadaan berdiri. Melalui penelitian medis dapat diketahui bahwa minum secara berdiri itu amat berbahaya bagi kesehatan bahkan bisa menimbulkan penyakit seperti crystal Ginjal.dahulu saya pernah mendengar dari guru ngaji kalo minum berdiri itu sumber penyakit. Subhannallah begitu Indah dan mendetailnya ajaran Islam yang dibawa Rasulullah untuk kemaslahatan umatnya. Ini dibuktikan dari segi kesehatan. Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer.Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada 'pos-pos' penyaringan yang berada di ginjal. Nah.Jika kita minum berdiri. Air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih.Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-li...

Dunia Perlu Belajar Pada Indonesia

Mungkin salah satu privilege yang diberikan Tuhan kepada manusia adalah menjadi penduduk sebuah negeri bernama Indonesia . Bagaimana tidak, kita hidup di negeri yang penuh kehangatan hidup, yang bakat utama penduduknya adalah bergembira dan tertawa. Kaya atau miskin, menang atau kalah, mendapatkan atau kehilangan, kenyang atau lapar, sehat atau sakit semuanya potensial untuk membuat kita bergembira dan tertawa. Untuk tetap bisa bergembira dan tertawa Bangsa Indonesia tidak memerlukan pemerintahan yang baik. kita tidak memerlukan perekonomian yang stabil, politik yang bersih, kebudayaan yang berkualitas. Untuk bergembira dan tertawa kita tidak perlu menunggu memiliki pekerjaan bergengsi, rumah nyaman ataupun kendaraan pribadi. Dengan bermodal sebatang rokok, segelas kopi dan dengan menggeser-geser bidak catur dengan diselingi irama dangdut, kemewahan yang bernama tertawa dan gembira sah menjadi milik kita, meski anak istri di rumah harap-harap cemas menanti berapa banyak yang akan kita ...